fbpx

Cara menilai sebuah design bagus atau jelek.

Share :

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on tumblr

Apa yang anda cari dari seorang designer graphic? tentu hasil design yang bagus. Namun banyak kejadian yang kami temukan di pengalaman kami sebagai graphic designer, bahwa design yang “bagus” atau “jelek” ini kadang bisa bisa menjadi kabur.

Maksudnya dari segi visual sebuah design bisa dikatakan bagus itu berdasarkan apa? karena diluar banyaknya faktor, bagus dan jelek terkadang berdasarkan mata yang melihatnya, sering si A bilang design ini bagus, si B bilang design ini biasa saja dan si C bilang design ini jelek.

Jadi sangat tergantung dengan taste dari si penglihat dan pengalaman dia dalam menentukan sebuah design bagus atau jelek. Ada saat dimana kami merasa sebuah design sudah terlihat bagus, namun klien merevisinya sehingga design tersebut terlihat jelek, namun bagus menurut klien.

Tentu design yang digunakan adalah versi yang menurut klien bagus. Ini bukan berarti kami sebagai designer itu benar dan klien salah. Kenapa?

Sesuai pengalaman, menurut kami tidak ada design yang bagus atau jelek, yang ada adalah, apakah design tersebut dapat meninggalkan bekas dihati customer anda, dan membantu bisnis anda secara umumnya.

Lantas bagaimana cara menentukan design tersebut berhasil?

Cara yang pasti adalah dengan melakukan publikasi design tersebut dan “mendengar” secara langsung dari pasar yang di target, apakah ada respon? apakah penjualan meningkat? dst.

Wah lama dong?

Betul, maka dari itu design yang bagus adalah design yang dibuat dengan perencanaan atau research terlebih dahulu. baik untuk target pasarnya dan pesaing anda. Dari sana barulah kita bisa menentukan style design seperti apa yang harus diambil.

Wah lebih lama dong?

Jika anda pernah melihat hasil jasa design creative agency kelas atas, yang hasilnya sering anda lihat pada baliho di jalan-jalan atau majalah, anda akan kaget jika design itu berharga bisa puluhan atau bisa ratusan juta per design.

Menjadi begitu mahal karena semua aspek telah terpenuhi, baik dari brandingnya, pasar dan pesan yang ingin disampaikan.

Saya ga punya budget sebanyak itu.

Desainbagus.com dan mungkin jasa-jasa graphic design lainnya hadir saat ini sebenarnya untuk menjawab tantangan ini, dengan menjual jasa design dengan harga yang lebih sangat terjangkau bagi kebanyakan orang.

Nah, yang perlu anda catat adalah disini bahwa design anda tidak akan melalui proses market research yang mendalam seperti layaknya agency design kelas atas tersebut dalam membuat sebuah design.

Jadi anda harus melihat pengalaman si designer dalam membuat design, karena jasa designer yang berpengalaman itu layaknya seperti mesin research yang sudah memiliki database pasar di dalam otaknya.

Makin banyak project design yang telah dia kerjakan, maka makin banyak juga pengetahuan dia akan jenis design yang sesuai untuk bisnis terntentu.

Berikan kepercayaan kepada designer.

Singkat kata, anda telah menemukan designer yang tepat untuk anda gunakan jasa designnya. Maka berikanlah kepercayaan kepadanya untuk menghasilkan design yang terbaik untuk anda.

Maksudnya jangan di revisi gitu designnya?

Jika anda pergi kedokter ahli apakah anda akan merevisi perkataannya? Karena disaat anda menggunakan jasa designer, anda tentu berfikir bahwa dia adalah seorang ahli dibidangnya,

Bukan berarti anda tidak boleh merevisi atau kritik design yang dihasilkan, namun dalam melakukan revisi baiknya perlu anda ingat beberapa hal ini :

  1. Apakah revisi tersebut berdasarkan analisa pasar yang telah anda lakukan?
  2. Apakah bagus jelek ini menurut bayangan anda pribadi atau dari kacamata customer anda?

Jadi revisi tersebut harusnya berdasarkan fakta, apabila bukan sebaiknya anda percayakan kepada designer untuk mengerjakan.

Seringkali hasil akhir design itu adalah “karya” customer.

Jadi artikel ini saya buat berdasarkan pengalaman kami. Seringkali disaat design di launching dan ternyata banyak yang bilang designnya kurang bagus, atau tidak memiliki impact sama sekali.

Itu sering terjadi karena sebenernya design tersebut telah melalui revisi klien yang menyewa designer namun menggunakan jasanya hanya untuk “menggambar” sesuatu yang menurutnya bagus.

Dan disaat design tersebut dinilai orang banyak ga bagus, maka designerlah yang dianggap tidak capable.

Kesimpulan

  • Bahwa design yang “telihat” bagus itu mutlak harus di berikan seorang graphic designer yang anda bayar.
  • Penilaian sebenernya bagus atau jelek hanya setelah melalui tahapan launching dan kemudian review
  • Disaat anda menyewa jasa graphic designer, gunakan-lah keahliannya dalam menentukan design yang terbaik untuk brand anda.

Di luar itu, selalu gunakan brand guidline untuk konsitensi design dan brand anda.