Kami sebagai peyedia jasa photography mengelompokan jenis jasa foto berdasarkan tingkat kesulitan. Dimana pengelompokan ini akan mempengaruhi budget atau biaya jasa foto produk / jasa photographer untuk produk anda apabila anda memutuskan untuk menggunakan jasa photographer profesional untuk foto produk anda.

1. Simpel foto


Simpel foto seringkali di gunakan untuk keperluan online store dan bersifat bulk (borongan). Cenderung lighting yang digunakan adalah satu kali seting yang di gunakan untuk semua foto pada sesi tersebut.

Jenis photo ini umumnya di ambil di dalam studio dengan menggunakan lighting dan background yang sama. Hasil dari sesi foto biasanya dipakai untuk foto produk di toko online atau online katalog. Tidak diperlukan lagi touch-up (edit) untuk hasil photo ini selain cropping atau sekedar resize saja.

 

2. Reflective produk


Diperlukan effort yang lebih terutama pada lighting setup untuk membuat foto yang baik pada produk yang reflectif seperti pada botol, perhiasan, stainless dll, dikarenakan tipe produk ini memantulkan gambar di depan atau di sekelilingnya. sehingga seringkali lighting harus dirubah untuk masing-masing produk, sehingga proses photoshoot membutuhkan waktu yang lebih lama.

Jenis produk reflective biasanya tidak dapat menggunakan proses simple photography seperti point 1. Konsultasikan terlebih dahulu kepada penyedia jasa photography atau lihat terlebih dahulu contoh kasus dan hasil photo portfolio si photographer.

3. Foto produk dengan prop atau theme


Seringkali pemilik produk ingin fotonya tidak terlihat hanya dengan latar belakang yang polos atau flat. Nah untuk itu diperlukan ‘garnish’ di sekitar produk untuk menghasilkan foto yang terlihat ‘blending’ dengan sekelilingnya. Seperti foto makanan di meja makan yang terdapat peralatan makan, botol saus, lilin, minuman dll.

Seringkali ditemukan jenis foto ini untuk produk menu restoran atau poster.

4. Foto produk dengan model


Terutama pada produk fashion, seringkali foto produk akan terlihat lebih stand-out apabila menggunakan seorang atau lebih model yang profesional. Yang perlu anda ingat adalah untuk model anda akan harus mengeluarkan biaya ekstra untuk sewa model, make up artist dan juga lokasi apabila diperlukan foto dengan tema terntentu.

Model biasanya opsional, apabila anda start-up yang memiliki budget kecil, anda bisa menjadi model untuk produk anda sendiri atau menggunakan sanak-famili yang sekiranya pas untuk foto produk anda. Diskusikan terlebih dahulu konsep foto yang anda inginkan kepada photographer anda agar mendapatkan hasil yang maksimal dan memuaskan.

5. Digital Imaging


Photo produk dan digital imaging (proses edit foto) sebenarnya adalah dua jasa yang berbeda, namun seringkali jasa digital imaging ini lekat dengan jasa photographer pada umumnya. Digital imaging secara garis besar adalah proses editing atau manipulasi hasil foto dikarena proses foto tidak memungkinkan untuk bisa menghasilkan gambar tersebut.

Digital imaging lebih dari sekedar touch-up seperti perbaikan contrast, warna dan hal minor lainnya, namun lebih perubahan elemen atau penambahan elemen pada foto agar dapat menyampaikan pesan yang anda mau.

Digital imagin sering digunakan untuk iklan komersil, banner, produk poster dll.

 

6. Maksimum lighting effect / detail photography


Cenderung biasanya untuk foto produk knowledge, iklan komersil. Tipe foto ini biasanya membutuhkan waktu yang lama dikarenakan dibutuhkan lighting setup yang presisi dan angle yang sesuai.

 

7. Foto produk dengan objek yang besar


Contoh adalah produk furniture, properti, otomotif dsb. Properti kami masukan ke dalam kategori ‘produk’ karena memang banyak request masuk untuk membuat foto profesional untuk properti komersioal seperti foto hotel dan kamar, restoran, villa dan sebagainya.

Selain dari pada properti, foto produk yang berukuran besar memang biasanya di lakukan ditempat, dan jarang di studio, terkecuali memang kebutuhan nya.

 

8. Foto event atau aktifitas.


Tingkat kesulitan pada photograhpy event adalah momen. Dimana momen hanya akan terjadi sekali dan seorang photographer yang baik harus dapat menangkap momen tesebut dengan baik dalam kondisi apapun, seperti cuaca buruk, tempat dengan pencahayaan kurang dll.

 

9. Foto model


Foto model objek yang ‘dijual’ adalah modelnya, dimana artinya hasil foto benar-benar menonjolkan sang modelnya, seperti yang kita kenal pada , contoh : pra-wedding, foto portfolio model, cover majalah, foto keluarga, foto dewan komisaris perusahaan, foto profil caleg dsb.

 

10. Foto anak-anak.


Kenapa foto anak di pisahkan dari kategori model? dikarenakan memang pengelompokan ini berdasarkan tingkat kesulitan. Dan membuat foto yang bagus untuk model anak-anak memiliki tantangan tersendiri, terutama untuk balita yang sangat sulit untuk di arahkan. Proses foto ini bisa di studio atau sering juga dengan metode candid (jarak jauh tanpa disadari anak).

 

Tambahan.

Terlepas dari pengelompokan diatas, hal lain yang mungkin dapat mempengaruhi harga jasa fotografi adalah tingkat kerumitan editing. Dikarenakan ada banyak jasa foto tidak menyertakan touch-up untuk hasil foto, atau ada juga yang meminta tambahan bayaran untuk sekedar cropping foto.

Apapun itu, untuk mendapatkan hasil foto komersial, terkadang re-touch atau editing foto seringkali diperlukan, seperti contoh dibawah ini.

Untuk melihat paket dan jasa fotografi kami, klik disini


Feeling Generous? Please share., terima kasih.


Recommended
Kali kita akan membuat video seri tutorial untuk wordpress, pada…